Jumat, 20 April 2018

Strategi Pemasaran yang Baik pada Industri Rumah Tangga

Hasil gambar untuk p-irt
Sumber: https://tinyurl.com/y9224why
Dalam konteks pangan, keterampilan manajemen sangat dibutuhkan untuk mendapatkan izin berdirinya suatu perusahaan. Salah satu bentuk izin yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan adalah P-IRT. Tentunya sudah sangat umum ketika kita membeli makanan, terutama makanan khas daerah melihat nomor P-IRT di dalam label makanan tersebut. P-IRT merupakan singkatan dari Pangan Industri Rumah Tangga. Dalam mengelola industry pangan skala rumah tangga, salah satu hal yang paling penting adalah strategi pemasarannya.
Pemasaran berasal dari kata pasar yang artinya tempat orang melakukan jual beli. Pemasaran sendiri berarti proses atau cara memasarkan suatu produk. Fungsi pemasaran tidak lain adalah memperkenalkan produk kita secara rinci bagaimana kelebihan-kelebihan yang ada produk kita yang tidak ditawarkan pada produk pangan lain pada calon pembeli. Pemasaran perusahaan pangan skala rumah tangga umumnya dilakukan melalui mulut ke mulut atau melalui brosur umumnya, namun tidak jarang melalui media sosial seperti Facebook, Twitter, dan Instagram. Hal ini disebabkan oleh pendapatan yang diperoleh tidak sebesar skala industri.  Promosi mulut ke mulut terbilang cenderung efektif karena biasanya produk dijajakan pada warung-warung yang pembelinya adalah IRT. Informasi mulut ke mulut cepat menyebar melalui kalangan Ibu Rumah Tangga (IRT). Untuk perusahaan-perusahaan seperti rumah tangga yang skalanya kecil tidak perlu memasarkan lewat iklan di TV, Koran, radio, majalah maupun di billboard, untuk pemasaran via online shop opsional tergantung pada seberapa besar penjual mengerti menggunakan aplikasi online shop. Intinya cost tidak boleh lebih besar dari profit atau keuntungan.
Pemasaran juga harus melihat siapa yang menjadi target calon pembeli produk kita. Dengan memasarkan produk pangan kepada target yang tepat, maka apa yang dikerjakan akan menjadi lebih efisien. Tidak mungkin mempromosikan permen kepada orang tua, kecuali permen yang tidak menyebabkan karies gigi, kira-kira seperti itu contohnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar